Para petani di Sekoci, yang kini dikenal sebagai agrososiopreneur , telah berhasil mendorong pertumbuhan desa mereka secara nyata. Dengan mengembangkan strategi agrobisnis berbasis jeruk sekoci lokal, mereka lebih dari meningkatkan kesejahteraan finansial masyarakat, namun juga menghasilkan lapangan kerja baru dan meminimalisir tingkat pengangguran